Rabu, 28 April 2010

Nobody Care to Me....

Nobody Care to Me....



Nobody Care to Me....

“Aku bukanlah manusia yang pantas diperhatikan..
Aku tahu itu..
Tiada kelebihan yang berarti..
Yang ada Cuma pemanfaatan belaka..

Tiada yang tahu sakitnya
Orang yang sulit mengungkap amarahnya..
Kemarahannya tertulis, di mana-mana...
Tapi mengapa ia tidak bisa tampilkan..
Apa kalian fikir itulah pengecut..?
Apa kalian fikir itulah munafik..?
Apa kalian fikir itulah gila..?

Tidakkah kalian fikir itu hanyalah bentuk pelampiasan?
Bentuk tersirat dari lautan hati beragam jenis manusia...

Mungkin ada yang mengungkapnya
Secara langsung dengan ngamuk-ngamuk..
Berteriak-teriak keras..
Meskipun didalam hati..
Ada yang hanya bisa menangis...
Ada yang mencari-cari perhatian..
Melakukan segala hal diluar kebiasaanya..
Ada yang merusak apapun didepannya..
Ada yang menulisnya..
Ada yang menggambarnya..
Ada pula yang menyanyikannya..
Ada pula yang hanya diam dan memendamnya..
Berfikir dan terus memikirkannya..

Apa kalian tidak mengerti arti sebuah kemarahan?
Dan tak mungkin seseorang marah tanpa suatu sebab..
Dan kini aku marah!!!
Marah sekali!!!
Aku marah dan membenci diriku sendiri..
Ciptaan-Mu yang belum kau sempurnakan..
Kekurang melekat sangat erat..
Dan takdirku untuk menerimanya..menjalaninya..
Mensyukurinya...
Tapi....
Kau merusaknya!!!
Percaya diriku..
Rasa syukurku..
Sampai aku malu pada diriku sendiri...
Membuatku hancr!!!!!

Dan saat ku hancur.. tiadalah kepedulian
Hilanglah empati..
Dan kepastiannya berujung..
Bahwa hancur akan dicampakkan..
Akan dibuang..

Bahkan Engkau mungkin tak peduli dengan nasibku..
Dengan do’a-do’aku...
Yang ku panjat hampir setiap waktu..
Yah....mungkin.. aku sudah tak pantas menjadi hamba-Mu..
Dan kini aku marah!!!
Nobody care to me..

Setiap kali ku ingin maju melagkah..
Selalu datang agin kencang..
Hujan deras..
Batu cadas..
Suhu panas..
Gemuruh keras...

Alone...
Nobody care to me...
Mereka yang ada
Hanyalah sok tahu dengan semua urusanku..
Hanya Engkau...
Dan aku..
Yang tahu..

Betapa jatuhnya..
Dalamnya..
Gelapnya..
Sakitnya..

Jurang perangkap

Pemikiran manusia..
Pendek..
Semu..
Dangkal..
Penuh prasangka..
Kesombongan..
Emosi..
Egoisme..
Agresif..
Teledor dan lalai..

Oh, kekuranganku..
Pergilah kamu, hai sifat aneh..
Jauhi aku sekarng juga..

Pergilah kamu, hai amarah..
Aku sedang ingin menjauhimu..

Pergilah kamu, egoisme..
Aku tak butuh kamu..
Kamu salah tempat..

Pergilah kamu prasangka negatif..
Kamu telah menjauhiku dari syukur..
Dari kebahagiaan..

But, one more..
Still..
Nobody care to me..
I’m alone..
You, they, or anyone...don’t know what I felt..
What I did..
What I said..
And where I’m, now.....”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar